Ahlussunnah wal jamaah

by Asd fg (17.01.2020)

In response to Hosting Murah
Email Reply

Ahl Wal Jama'ah (Aswaja) Yang membedakan antara teks wahyu (Al-Qur'an dan Sunnah), interpretasi dan aplikasi, dalam upaya untuk membuat tahqiq manāth (memastikan kompatibilitas karena hukum acara) dan manāth Takhrij ( memahami alasan hukum). Metodologi menghasilkan Aswaja.

Aswaja adalah mayoritas Muslim sepanjang hari dan usia, sehingga kelompok-kelompok lain seperti panggilan "el-'Amma (masyarakat umum) atau A-Jumhur" karena lebih dari 90 persen Muslim adalah Aswaja. Baik wahyu ditransmisikan teks, menafsirkan, yang set mujmal (global), kemudian diwujudkan dalam kehidupan dunia ini, sehingga kesejahteraan mereka dari bumi dan segala isinya.

 

Aswaja adalah apa yang membuat hadits Gabriel diriwayatkan oleh Muslim di kitab Shahih-nya, sebagai argumen dari perpecahan agama menjadi tiga pilar: iman, Islam dan Ihsan, kemudian berbagi pengetahuan untuk tiga ilmu utama, yaitu : teologi, hukum dan mistisisme. Setiap imam dari imam tugas Aswaja dilakukan sesuai dengan bakat yang Tuhan berikan. Tidak hanya mereka memahami teks terungkap hanya, tetapi juga menekankan pentingnya memahami realitas kehidupan.

Ahlussunnah wal jamaah - El-Qarafi dalam buku el-Ahkam tamyizi'l menjelaskan: Kita harus memahami realitas kehidupan kita. Karena jika kita mengambil hukum saat ini pada buku-buku dan segera menerapkannya dengan realitas apapun, tanpa memastikan kesesuaian antara hukum dan realitas karena insiden itu, kita harus orang menyesatkan.

Selain memahami teks mengungkapkan dan memahami realitas, Aswaja juga menambahkan elemen penting ketiga, yaitu prosedur atau teks memanifestasikan wahyu mutlak berlaku untuk realitas fakta-fakta yang relatif. Semua ini jelas ditulis untuk mereka, dan ini juga sedang diarahkan untuk saat ini. Puji Tuhan untuk kasih karunia-Nya semua hal yang baik yang sempurna.




This website uses cookies

You consent to our cookies if you continue to use our website.

About Cookies