Masalah Lingkungan

by Asd fg (04.03.2021)

In response to Hosting Murah
Email Reply

Tindakan apa yang dapat Anda lakukan? Yuk, bersama-sama kami mendorong pemerintah untuk lebih serius dalam menanggapi masalah hutan. Selain itu, Anda juga dapat berpartisipasi untuk memelihara hutan, yang lebih bijak menggunakan kertas, jangan mengkonsumsi produk yang merupakan penyebab kebakaran hutan dan lainnya.

Terumbu karang dan laut Indonesia.

Terumbu karang akan tetap menjadi perhatian Greenpeace Indonesia tahun ini. Mengapa? Keberadaan terumbu karang diperlukan di seluruh dunia. Terumbu karang sebagai tempat berlindung laut biota. Saat ini, kondisi terumbu karang di Indonesia cukup mengkhawatirkan karena 35,15% terumbu karang Indonesia berada dalam kategori buruk.

Terumbu karang yang rusak disebabkan oleh banyak hal, seperti memancing dengan bom yang juga berkontribusi pada terumbu karang dan meningkatkan suhu permukaan air karena #Krisisylim dan menyebabkan fenomena pemutihan karang. Bahkan, terumbu karang dapat membantu mengurangi pemanasan global karena dapat menyerap karbon dioksida yang ada.

Kerugian dan kerusakan pada terumbu karang berakibat fatal karena akan menyebabkan kerusakan pada ekosistem laut yang kemudian akan mengalami penurunan drastis dalam jumlah hewan laut.

Tindakan apa yang dapat Anda lakukan? Jaga laut kita dengan tidak menyingkirkan sampah ke laut, itu tidak merusak terumbu karang ketika menyelam dan snorkeling, dan mendukung pemerintah dalam penerapan hukum untuk orang-orang yang membahayakan Laut Indonesia.

Plastik dan ketergantungan manusia.

Konsultan lingkungan - Plastik. Masalah yang sangat dekat dengan komunitas. Plastik yang selalu digunakan setiap hari, membuat kita bergantung pada keberadaannya. Sayangnya, 60% dari plastik di dunia adalah plastik sekali pakai yang akan benar-benar dibuang ketika selesai. Setelah itu, di mana dia melihat sampah?

Di mana lagi, jika bukan air, seperti sungai, danau dan laut, terutama di Indonesia. Pengurangan plastik sekali pakai sangat penting karena di Indonesia pengelolaan limbah plastik tetap relatif rendah dan tanggung jawab perusahaan untuk sampah tetap minimal.



This website uses cookies

You consent to our cookies if you continue to use our website.

About Cookies