Tips pendidikan untuk siswa

by Asd fg (15.02.2021)

In response to Hosting Murah
Email Reply

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Tidak ada Anwar Makarim memberikan tujuh advokat untuk pendidik dan orang tua dalam pembelajaran terpencil dalam pelaksanaan rumah mereka. Tips pertama adalah menghindari stres.

"Ini adalah periode adaptasi, jelas tidak mudah, penuh kebingungan, dan penuh ketidakpastian, ini normal. Jangan khawatir," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam program pembelajaran Covid-19 dalam peringatan tahun 2020 Hari Nasional Pendidikan (Hardiknas), Jakarta, Sabtu (2/2/2020) yang dikeluarkan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan TVI dan YouTube.

"Tapi percaya bahwa cara terbaik untuk mempelajari hal baru adalah di luar zona nyaman. Ini adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan," tambahnya.

Kemudian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyarankan para guru yang membagi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil. "Tidak semua siswa memiliki tingkat persaingan yang sama, yang unggul dalam bidang, belum tentu unggul di bidang lain. Cobalah untuk membagi kelompok belajar berdasarkan kompetisi yang sama," katanya.

Saran ketiga, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyarankan agar guru akan membuktikan pembelajaran berbasis proyek. Belajar dari rumah tidak berarti harus belajar sendiri. Undanglah siswa untuk belajar berkolaborasi dengan teman-teman mereka dalam kelompok. "Latih empati Anda dan juga kemampuan Anda untuk saling mendorong. Dan secara otomatis, prinsip Anda tentang kerja sama timbal balik dibentuk," katanya.

"Itu tidak akan bekerja tanpa masalah, tetapi Anda harus mulai mencobanya. Jangan meremehkan kemampuan anak-anak untuk mengaturnya jika mereka saling bergantung," katanya.

Tips Pendidikan - Selain itu, kuartal menugaskan lebih banyak waktu bagi mereka yang tertinggal. Waktu untuk belajar dari rumah Anda adalah kesempatan untuk memberikan lebih banyak perhatian kepada siswa di balik pembelajaran di kelas. "Jadi mereka dapat memiliki lebih banyak kepercayaan ketika mereka bergabung lagi di kelas ketika Covid-19 selesai sehingga dapat mengejar ketinggalan saat ini," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

"Momen belajar rumah ini bisa menjadi waktu yang tepat bagi orang tua untuk memahami dengan lebih baik dan membantu tantangan belajar anak-anak mereka," tambah Nadom.



This website uses cookies

You consent to our cookies if you continue to use our website.

About Cookies