Dinamika Pendidikan di masa pandemi

by Asd fg (23.09.2021)

In response to Hosting Murah
Email Reply

Pandemi Covid-19 telah memberikan ikhtisar tentang kelangsungan dunia pendidikan di masa depan melalui bantuan teknologi. Namun, teknologinya masih tidak dapat menggantikan peran guru, dosen, dan interaksi belajar antara siswa dan guru karena Pendidikan tidak hanya mendapatkan pengetahuan tetapi juga tentang nilai, kerja sama, dan kompetensi.

Situasi pandemi ini adalah tantangan bagi kreativitas masing-masing individu dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan. Hal ini dikatakan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam, pada Konferensi Medan tentang Energi dan Keberlanjutan.

"Saat ini pandemi adalah tantangan dalam mengembangkan kreativitas dengan penggunaan teknologi, bukan hanya transmisi pengetahuan, tetapi juga bagaimana memastikan pembelajaran disampaikan dengan baik," kata Nizam.

Pada saat yang sama, Nizam melanjutkan, tantangan ini juga merupakan peluang untuk semua tentang bagaimana penggunaan teknologi dapat membantu membawa siswa dan siswa untuk kompeten untuk abad ke-21.

Keterampilan terpenting di abad ke-21 adalah pembelajaran mandiri atau pelajar independen sebagai hasil pendidikan.

Nizam menjelaskan bahwa pandemi ini dapat melatih dan menanamkan kebiasaan menjadi pembelajar yang independen melalui berbagai kelas atau webinar online yang diikuti oleh siswa. Selain itu, siswa juga dapat bekerja satu sama lain untuk menyelesaikan masalah dalam belajar dan menghadapi masalah nyata yang ada.

Dia juga menambahkan bahwa situasi ini bukan hanya tantangan bagi siswa, tetapi juga dosen dalam menyampaikan pendidikan di mana dosen perlu memastikan bahwa siswa memahami materi pembelajaran.

Belajar online adalah tantangan bagi dunia pendidikan dengan situasi Indonesia yang memiliki ribuan pulau.



This website uses cookies

You consent to our cookies if you continue to use our website.

About Cookies